by

Orang Madura Vs Polisi, MENANG MADURA

Ilustrasi pak polisi dan gutteh Madura. Foto : Antara

Orang Madura Vs Polisi, MENANG MADURA

IKBM MEDIA, Pontianak – KECERDIKAN orang Madura sudah tersiar ke mana-mana. KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pun kerap membawa nama Madura dalam humor-humornya.

Seperti yang pernah diceritakan kembali oleh Menko Polhukam Mahfud Md dalam bukunya, Setahun Bersama Gus Dur: Kenangan Menjadi Menteri di Saat Sulit (2003). Mahfud yang asli Madura sampai tidak sanggup menahan tawa mendengar guyonan tentang orang-orang Pulau Garam tersebut.

Diceritakan oleh Gus Dur, seorang tukang becak asal Madura mengangkut penumpangnya melewati jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam. Sudah jelas kalau jalan itu tidak boleh dimasuki oleh becak.

Seorang polisi menghentikan si tukang becak. “Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tak boleh masuk jalan ini!”

“Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong, tidak ada pengemudinya. Becak saya kan ada yang mengemudi, tidak kosong berarti boleh masuk,” jawab si tukang becak

“Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itu kan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk,” bentak pak polisi lagi.

“Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca, saya jadi polisi seperti sampeyan (Anda), bukan jadi tukang becak seperti ini,” jawab si tukang becak sambil cengengesan. *

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed