by

IKBM Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama di Rumah Budaya Madura, Sukiryanto Minta Pengurus Solid

IKBM MEDIA, Pontianak– Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar menggelar acara buka puasa bersama dengan jajaran pengurus di Rumah Budaya Madura, Jalan Selat Panjang, Senin 3 Mei 2021.

Selain menggelar buka puasa bersama, juga dilakukan pengumuman kepengurusan baru atau peremajaan pengurus.

Setelah melakukan rapat singkat itu, jajaran pengurus melakukan shalat isa dan tarawih berjamaah.

Ketua IKBM Kalbar, H Sukiryanto dalam paparannya mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi sesama pengurus.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pengurus IKBM Kalbar yang hadir di Rumah Budaya Ini,” jelas Sukiryanto.

Dijelaskan Sukiryanto, selain Buka Puasa Bersama, juga akan diumumkan sususunan kepengurusan baru IKBM Kalbar.

“Pada kesempatan ini juga kita mengumumkan susunan kepengurusan baru. Karena ada penambahan struktur kepengurusan, dan juga ada mutasi pengurus ke bidang yang lain,” jelas Sukiryanto.

Dalam peremajaan pengurus IKBM Kalbar ini, lanjut Sukiryanto sudah dirapatkan pengurus inti beberapa waktu lalu di Sekretariat IKBM Kalbar.

“Mengenai peremajaan pengurus ini sudah dirapatkan dan diplenokan di tingkat pengurus inti. Jika ada yang kurang dan perlu ditambah, silahkan ditambah. Karena IKBM ini milik kita bersama, maka ayo kita rembuk bersama,” ajak Sukiryanto.

Sukiryanto juga minta pengurus solid dan menjalankan program kerjanya sesuai dengan bidang masing-masing.

Sebelum acara buka puasa bersama dimulai, juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan uztaz Zein Muchsin, LC.

Dalam tausiahnya, Zein Muchsin, LC menyampaikan sejarah hingga karakter orang Madura yang ada di Nusatara ini.

“Masyakat Madura senantiasa menerima masukan-masukan yang sifatnya positif.
Kalau selama ini orang lain menganggap orang Madura keras, sebenarnya orang Madura bukan keras, tetapi lebih kepada karakter,” jelas Zein Muchsin.

Kenapa Madura miliki karakter yang keras, karena alam di Pulau Madura, yang terdiri dari empat Kabupaten, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep alamnya sangat keras.

Pulau kecil yang dipenuhi bebatuan. Warga madura yang merupakan agraris  (mayoritas Penduduk Petani).

“Di Madura itu kesulitan mengolah tanahnya untuk bercocok tanam, sementara lautannya, luar biasa gelombanya. Karakter keras ini terbentuk karena kondisi alam,”

Namun demikian, masyarakat Madura lanjut Zein Muchsin merupakan masyarakat yang terbuka.

“Maka slogan atau filosopi yang dipasang IKBM adalah sangat tepat, Madura Sahabat Semua Suku,” tandas Zein Muchsin.

Setelah ceramah agama, dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Acara buka bersama berlangsung dengan lancar sesuai dengan harapan dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

 

Penulis  : Jamadin
Editor    : Jamadin
Upload  : TIM IKBM MEDIA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed