by

Hari ini, Pengurus ILP Kalbar Akan Bagikan Tajhin Peddhis di Kubu Raya

-Budaya-236 views

Untuk melestarikan tradisi orang Madura dalam menyambut bulan Muharram, Pengurus Ikatan Lanceng Praben (ILP) Kalimantan Barat akan menggelar bagi-bagi Tajhin Peddhis pada hari ini (Minggu, 15 Agustus 2021).

Menurut Ketua Pengurus ILP Kalbar Hamdan, Kegiatan ini sebagai bentuk syiar pengenalan budaya Madura kepada masyarakat dalam menolak bala’ dan menyambut datangnya bulan Muharram dalam penanggalan Hijriyah.

Perlu diketahui bersama bahwa pada bulan Muharram masyarakat Madura memiliki tradisi ter ater Tajhin Peddhis. Tajhin Peddhis atau dalam bahasa Indonesia nya bubur pedas. Bubur pedas khas orang Madura bahannya dominan beras dengan campuran singkong, ketela, irisan telur yang sudah digoreng, kacang-kacangan dan sedikit irisan cabai.

Menurut cerita, tradisi tajhin peddhis bermuara pada peristiwa banjir besar di zaman Nabi Nuh. Ketika Nabi Nuh dan kaumnya turun dari kapal mereka merasa kelaparan. Sementara bekal makanan mereka sudah habis, yang tersisa hanya segenggam biji-bijian. Maka Nabi Nuh memerintahkan ummatnya untuk mengumpulkan semua biji-bijian yang tersisa kemudian dimasaknya menjadi semacam bubur.

Tajhin peddhis yang buat orang Madura tentulah berbeda dengan biji-bijian yang diolah di zaman Nabi Nuh. Namun pada hakikatnya tajhin peddhis yang dibuat oleh orang Madura sebagai tanda syukur dan penolak dari bala’.

“Saat ini kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Kubu Raya masih masuk Zona Merah kasus Covid-19. Sebagai masyarakat yang beragama Islam, orang Madura percaya bahwa segala bala’ dan marabahaya datangnya dari Allah SWT. Mudah-mudahan dengan ritual pembagian Tajhin Peddhis ini, Seluruh masyarakat di selamatkan dari bala’ wabah covid-19.” Ucap Hamdan.

Sementara itu, Menurut koordinator acara Kardila, kegiatan berbagi Tajhin Peddhis akan dilakukan di perempatan jalan Mayor Alianyang Kubu Raya pada sore hari. Pembagian bubur kepada masyarakat akan dilakukan oleh seluruh pengurus yang tergabung dalam ikatang lanceng praben kalimantan barat.

” Nanti yang akan masak buburnya adalah kawan-kawan pengurus ILP sendiri. Karena butuh waktu agak lama dan bahan yang akan dimasak cukup banyak. Setelah masak, dibacakan doa tolak bala’ terlebih dahulu. lalu setelah itu, baru akan kita bagikan kepada masyarakat, semoga nanti cuaca cerah agar pembagian nya berjalan lancar. ” Ujar Kardila.

Pewarta  : Abdul Hamid
Upload   : TIM MEDIA IKBM

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed